Kompos Kotoran Kambing Fermentasi

Rentang harga: Rp8.000 hingga Rp110.000

Informasi Produk

Kotoran kambing (kohe) halus fermentasi adalah pupuk organik berkualitas tinggi hasil dekomposisi kotoran kambing murni yang telah digiling halus. Produk ini aman bagi tanaman, tidak berbau, kaya unsur hara makro (N, P, K) dan mikro, mampu meningkatkan daya ikat air, dan mempercepat pertumbuhan tanaman secara alami.

- +

Berikut adalah poin-poin penting produk kompos kotoran kambing kami:

Keunggulan & Manfaat:

  • Siap Pakai: Bisa langsung digunakan pada tanaman, Aman, lebih hemat waktu dan tenaga.
  • Komposisi Nutrisi Seimbang: Mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman.
  • Penyubur Tanah: Memperbaiki struktur fisik, kimia, dan biologi tanah.
  • Perangsang Pertumbuhan: Sangat cocok untuk memacu pertumbuhan akar, batang, daun, dan buah.

Cocok Untuk:

  • Media tanam, campuran tanah, atau pupuk dasar pada tanaman hortikultura, buah-buahan, dan hias.
Notes: Kompos kotoran kambing siap pakai ini kami pergunakan dilahan pertanian kami jadi sudah teruji khasiatnya.
Berat 1000 gram
Komposisi Bahan

Kotoran Kambing Murni Yang Sudah di Fermentasi Selama Minimal 1 Bulan

Kandungan Nutrisi

– Unsur Hara Makro: Nitrogen (N), Fosfor (P2O5), Kalium (K2O), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Sulfur (S).
– Unsur Hara Mikro: Besi (Fe), Zinc (Zn), Tembaga (Cu), Kobal (Co), Barium (Ba), dan Mangan (Mn).
– C-Organik: 37,65%, N Total: 2,68%, Na: 0,07%, Ca: 2,78%, Mg: 0,50%
– Kadar Air: 55,17%, C/N Rasio: 14,05%, P2O5: 0,93%, K2O: 1,67%, PH: 7,76

Petunjuk Penggunaan

– Media tanam ini bisa langsung digunakan ke tanaman dan bisa dipergunakan untuk persemaian benih
– Pastikan pot memiliki drainase yang baik, Isi pot dengan media tanam, beri ruang untuk tanaman.
– Tanam bibit dan tekan pelan agar padat lalu Siram secukupnya.

Berat

1 Kg, 2 Kg, 5 Kg, 10 Kg, 20 Kg

Tipe Kemasan

Kemasan Produk Berat 1-5kg= Plastik HD, Berat 10 & 20kg= Karung

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Kompos Kotoran Kambing Fermentasi”
error: